oleh

LISTRIK ITU SAAT INI HANYA SEBAGAI EO (EVENT ORGANIZER NYA LISTRIK SWASTA

-LISTRIK-1.730 views
Spread the love

Oleh : Ahmad Daryoko
Koordinator INVEST.

Rasionalnews Listrik (20/02/2022)

Kalau ada orang punya “gawe” (hajat mantu, misalnya ), mereka biasanya menyewa EO (Event Organizer). Yaitu sebuah group yang mengurus segala “tetek bengek” (istilah wong Solo) dari mulai menyiapkan panggung pengantin, dekorasi, catering, perias pengantin, susunan acara, MC dan seterusnya. Intinya tuan rumah (pemilik hajatan) hanya mengeluarkan uang saja guna mendukung kerja kerja EO. Penunjukan EO agar tuan rumah tidak pusing, yang penting acara berjalan lancar ‚Ķtitik !

Nah, kerja PLN itu sekarang juga hanya menjadi EO Negara dibidang kelistrikan. Itupun saat Negara masih punya uang untuk menggelar hajatan “gebyar gebyar” kelistrikan ini ! Saat nanti Negara tidak memiliki uang (bernama subsidi listrik) lagi, atau pihak kekuatan Aseng/Asing memaksa Negara tidak boleh lagi punya hajatan “gebyar gebyar” listrik dan semua harus diserahkan kepada Kartel Listrik Swasta (sesuai LOI 31 Oktober 1997) maka pemilik hajatan bukan Negara lagi tetapi Kartel Liswas.

Nah, saat pemilik hajatan berpindah dari Negara ke Kartel Liswas, bisa jadi Kartel tidak “menyewa” lagi jasa PLN sebagai EO. Karena jasa PLN sebagai EO sangat mahal, dan itupun saat ini Negara membayarnya dijadikan satu dengan subsidi listrik yang berasal dari hutang ke China itu.

Dan saat PLN tidak ditunjuk sebagai EO baik oleh Negara maupun oleh Kartel Liswas , maka nasib PLN akan terkatung katung dan bisa bubar dengan sendirinya !

KESIMPULAN :

PLN akhirnya hanya bernasib sebagai EO, karena assetnya dijualin para Oligarkhi “Peng Peng” seperti JK, Luhut BP , Dahlan Iskan, Erick Tohir ke Aseng/Asing serta ke Tommy Winata , Prayoga Pangestu dan Taipan 9 Naga yang lain ! Dengan melanggar putusan MK No 001-021-022/PUU-I/2003 tanggal 15 Desember 2004 serta putusan MK No 111/PUU – XIII/2015 tanggal 14 Desember 2016.

Selanjutnya, nantinya, tarip listrik suka suka Kartel Liswas. Dan sebagaimana pengalaman empirik yang terjadi di Negara lain yang di tuturkan para Ahli dari Luar Negeri seperti Prof. David Hall (Greenwhich University, UK) serta Louis Corral (dari Philipina) dalam sidang MK, tarip listrik akan melonjak minimal 5x lipat dari saat masih di tangani Negara secara langsung.

Selanjutnya yang tidak mampu bayar listrik swasta , akan berpindah ke lilin, sentir, teplok, gembreng, upet seperti di alami rakyat Philipina !

JAKARTA, 20 PEBRUARI 2022.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Situs Berita Rasional dan Akurat

Komentar