oleh

ANAK PENARIK BECAK BERGELAR S.2

Spread the love

Rasionalnews Pekalongan(27/02/2020)

Meraih merubah kehidupan dari anak penarik becak,bisa mengikuti pendidikan ke perguruan tinggi bisa mencaplok gelar S.2,”
Allah yang menentukan manusia berihtiar dengan keyakinan yang sungguh-sungguh”,
Perjalanan hidup sosok seorang anak becak
Nama:Slamet Riyadi,

Menapak perjuangan hidup penuh dengan tetesan air mata dan hinaan pencibiran yang dirasakannya,sakit hati dirasa,pertahanan mental sangat kuat Slamet Riyadi

Sebelum nya,Slamet Riyafi mengerjar pendidikan
Ke SMP-SMA,sambil bekerja,
pekerjaan yang dilakukan oleh nya pekerjaan srabutan apa saja demi untuk bisa membiayayai dirinya sendiri,
karena Slamet Riyadi dengan sungguh-sungguh ingin bercita-cita agar bisa meraih gelar Sarjana walaupun saat itu dalam khayalan,
mana mungkin dari keluarga miskin,Bapak nya penarik becak”,

Slamet Riyadi setelah lulus SMA lalu melamar bekerja di DKP yang sekarang nama nya diganti nama BLH,Kota Pekalongan, Slamet Riyadi bekeja di DKP sambil Kuliah”,
kuliah biyaya nya tinggi nyambi bekerja sebagai badut menghibur anak-anak”,
dalam warga ada hajatan mendapat Job untuk menghibur,”
Sekarang Slamet Riyadi sudah memegang gelar,S.2″,

Slamet Riyadi bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Kominfo Kota Pekalongan”,
dia mengatakan,andaikan Allah mengangkat saya ditentukan menjadi pegawai negeri umpama”,

Saya tidak akan meninggalkan sejarah sebagai pekerjaan badut,
Badut akan saya jadikan sebagai cermin kehidupan yang ditertawakan oleh anak-anak,tetapi saya senang bisa menghibur nya,
Hal itulah bagian dari penyumbang senyuman”,
Karena senyuman bagian dari menghibur diri juga bisa meningkatkan hubungan,

Slamet Riyadi sosok yang bisa menbawa perubahan,dari anak penarik becak bergelar S.2″, Tenaga Honorer S.2 bukan masalah, kalau semua itu berdasarkan landasan ibadah,hidup didunia terasa nyaman tentram bahagia dan membahagiakan adalah moto hidup Slamet Riyadi,
walaupun Honorer.

Komentar